Selasa, 18 Desember 2012
0 komentar

Catatan Pembaca Mayasmara

22.14

Catatan Pembaca Mayasmara


Kalau aku bilang, diksi di novel Mayasmara ini unik. Kata-katanya menggelitik. simaklah ini di sub judul 01 : "Tag-tag yang memberondong seperti peluru. Tak ayal lagi bongkahan-bongkahan yang mengendap dalam kalbu Mayana membuncah keluar dan mencari jalan, menerobos pintu-pintu malu dan kepantasan." Keren. aku juga suka opini yang dikembangkah oleh tokoh Larasati tentang sosok Nero. Realistis sekali. Juga suka bagian 06 Download dimana kentara sekali karakter Mayana sebagai penggila internet. sukses ya untuk dua penulis Mayasmara yang sudah mencoba untuk membuat novel dengan "rasa" yang berbeda.


rangkaian kejadian yg juga dibahas dr sudut pangang ilmiah menjadikan karya ini tak biasa ...

ya, kadang aku merasa sedang belajar filsafat hidup lewat kata-kata tanpa terasa.

bener bgt mbak, membacanya berulang seolah tak jemu. ada banyak pelajaran yang coba disuguhkan dg kemasan yg sangat manis tanpa kesan menggurui ..

Sangat berbeda dengan bahasa fiksiku yang teramat lugas tanpa ada permenungan. Sekali dilumat habis tanpa kesan mungkin hanya sekedar hiburan. Jujur aku baru pertama membaca novel dengan gaya seperti itu. Ketika mencoba menirupun, ternyata aku belum bisa, kecerdasanku rupanya belum sampai kesana, hahaha..

novel seperti ini memang jarang-jarang banget. Dee, adalah salah 1 penulis yg punya tipikal spt ini.

(Catatan Pembaca Mayasmara by Tsuraya Widuri dan Endang Ssn)

Novel MAYASMARA
Penulis: Dian Nafi dan A[rt]gus Faizal
ISBN 978-602-98187-1-0
 
Toggle Footer
Top